Tag

, ,


Alhamdulillah minggu ini,

  • Ngirim Kardus. Hari Selasa, jadwalnya harus ngirim kardus ke kantornya Hermes (jasa pengiriman paket). Kali ini kami mengirim 11 buah kardus, 3 diantaranya punya temen2 di sini. Awalnya bingung banget, karena saat itu gak ada temen yang punya mobil yang bisa bantuin. Akhirnya pasrah saja, berarti harus di bawa satu-satu, karena kardusnya cukup besar dan berat. Tapi Alhamdulillah, ternyata setelah liat di internet, ada satu kantor Hermes baru yang dekat dengan appartemen kami. Kami tinggal menggunakan troli untuk mengangkut kardus tersebut. Dan Alhamdulillah, Honey ada ide, Honey coba simpen kardusnya di belakang sepeda, kebetulan sepeda om Ican ini memang suka dipakai untuk membonceng, jadi ada tempat untuk memboncengnya. Dan teryata gak susah buat nyimpen kardus di situ. Jadi ngirim kardusnya semakin efektif dan cepet. Alhamdulillah kami bersyukur, karena hari ini kami diberikan kemudahan. Terima kasih ya Allah. Tinggal berdoa, semoga kardus-kardus itu bisa sampai ke Indonesia dengan selamat. Amiin (Kel. Nugroho)
  • Jalan-jalan ke IKEA. Alhamdulillah hari Sabtu lalu bisa jalan-jalan ke IKEA. Saya tidak tau pasti, apakah saat ini IKEA sudah ada di Indonesia. Yang pasti, di jerman saja, IKEA hanya ada di beberapa kota. Untungnya, di kampung Bielefeld tercinta ini juga terdapat IKEA. IKEA adalah toko yang menjual mebel untuk rumah dan juga peralatan rumah tangga lainnya. Produk-produknya memang unik dan modern. Kalau kita berkunjung ke tokonya, layaknya kita mendatangi sebuah pameran, ruangan yang besar itu diberi pembatas-pembatas. Dan biasanya setiap bagian mempunyai tema tertentu. Misalkan, kita masuk ke ruangan yang bertema dapur, maka kita bisa langsung melihat dapur secara utuh, di dalamnya terdapat lemari-lemari dapur, kompor, peralatan masak juga meja makan yang semuanya sudah ditata secara apik. Jadi, dijamin asik banget kalo jalan-jalan ke IKEA, bisa dapet inspirasi untuk design interior rumah. Kalau kita tertarik untuk membeli suatu barang, misalkan lemari/mebel lainnya, biasanya kita catat dulu kodenya di sebuah kertas. Jangan salah, kita tidak perlu mencari kertas dan alat tulis dari tas kita sendiri. Kertas, pinsil dan juga alat ukur dari kertas mirip sebuah meteran sudah disajikan di sana. Biasanya setelah ruangan-ruangan pameran, baru terdapat ruangan seperti layaknya toko biasa. Di bagian ini, kita bisa langsung mengambil barang-barang yang akan kita beli. Setelah ruangan ini maka kita akan menuju ke ruangan yang seperti gudang, di tempat ini kita mengambil barang yang sudah dicatat tadi. Mencari barang pun tidak sulit, karena sudah disusun secara berurutan sesuai kode. Setelah mendapatkan barang yang dicari, baru kita membayar di kassa. Ups.. ada bagian yang terlewat, di bagian tengah IKEA juga terdapat restoran. Karena gedung IKEA ini sangat besar, pasti cape donk. Enaknya beristirahat dulu di restoran ini. Dan yang makin enak adalah kalau kita mempunyai kartu IKEA Family, kita mendapatkan satu gelas yang bisa diisi apa saja. Bisa dibilang, hampir semua minuman menjadi gratis, dan biasanya kalau udah di IKEA, bisa bolak-balik nyoba minuman macem-macem, tapi dengan syarat musti punya muka tebel🙂 . Alhamdulillah Sabtu kemarin seneng bisa jalan-jalan ke IKEA, meskipun gak beli banyak. Danke Tante Iyu dan Tante Nobie. (Mrs. Nugroho)
  • Misro. Abis jalan-jalan cape, Alhamdulillah begitu nyampe rumah, Honey udah bikinin makan malem. Maklum gak kerasa jalan-jalan tau-tau pas pulang udah malem deh. Jadi seneng deh, gak perlu masak, tinggal ‘amm’. Abis makan kenyang, tiba-tiba Honey ngeluarin sesuatu. Kejutan!! Honey juga bikin misro. Alhamdulillah enakk. Wahh.. ditinggal istri, suamiku jadi rajiiiin banget. Danke Honey. I love You so much! (Mrs. Nugroho)