Minggu ini, Alhamdulillah sangat menyenangkan. Berikut sedikit yang bisa kami bagi :

  • Greentea dari Prof Yan. Hari senin lalu, kami mengundang salah satu Profesor dari Cina, Prof. Yan, yang kebetulan sedang berkunjung ke Bielefeld. Kami makan malam bersama. Menunya sederhana, hanya Opor ayam, kerupuk, acar, tahu goreng dan perkedel jagung. Alhamdulillah, ternyata beliau suka dengan makanan yang kami sediakan, dan beberapa kali mengambil perkedel jagungnya. Beliau sangat baik, Prof. pernah membuatkan kaligrafi Cina untuk kami -kami pajang di ruang tamu kami-, dan kali ini Prof. juga membawakan kami greentea asli dari Cina. Alhamdulillah, sehabis makan kami berbincang-bincang sambil ditemani greentea dan kue bolu. (Kel. Nugroho)
  • Joging dan Tenis lagi. Mulai minggu ini, kami mulai berolahraga kembali. Meski belum rutin tiap hari, kami menyempatkan joging dan kadang honey main tenis juga. Sudah agak lama, kami tidak berolahraga, alasannya karena kami sudah bersepeda dan juga cuaca. Tapi cuacalah yang sering dijadikan alasan ketika kita tidak berolahraga, padahal selain itu ada faktor lain, yaitu malas. Cuaca sebagus apa pun kalau kita malas, pasti tidak akan olahraga. Jadi mulai minggu ini, kami berusaha meredam si malas ini, tapi kami belum cukup berhasil karena dari seminggu ini, kami baru joging 2x🙂 (Kel. Nugroho)
  • Death Note. Dua hari berturut-turut kami bersama om ican dan tante iyu, nonton film produksi Jepang, Death Note 1 dan Death Note 2. Awalnya kami ditantang honey untuk nonton film horror. Dari judulnya sih, memang seperti film horror, tapi ternyata bukan. Film ini bagi kami sangat menarik dan ‘smart’, om ican dan tante iyu pun penasaran dengan film ini. Death Note adalah sebuah buku kematian, nama siapa pun yang tertulis di atasnya akan mati. Bagi yang suka cerita tentang detektif mungkin akan suka film ini, karena film ini menceritakan Detektif muda dan misterius yang dikenal sebagai ‘L’ berusaha mengungkap misteri Death Note. (Kel. Nugroho)

  • Klettern. Alhamdulillah, rencana kami untuk klettern berhasil terwujud. Sabtu siang, rombongan klettern: kami, om ican, tante iyu, tante nobi, dan eka berangkat bersama-sama menuju Kletternpark Bielefeld am Johannisberg. Untuk mengejar waktu, kami memutuskan berjalan kaki dari Kunsthalle, karena bisnya hanya ada setengah jam sekali. Karena bersama-sama, jalan menanjak pun tidak terasa cape, apalagi begitu di tengah jalan, kami sibuk memetik blackberry yang tumbuh di pinggir jalan. Begitu sampai, agak ‘ngeper’ alias takut juga.. ternyata tinggi juga. Setelah bayar, kami diberikan alat2 untuk klettern, helm dan perlengkapan lainnya. Setelah itu, kami diberikan ceramah tentang tata cara pemakaian alat2 tersebut dan tata cara klettern. Karena pake bahasa jerman, jadi harus serius dengernya plus tanya sana sini buat konfirmasi, maklum masih belum terbiasa dengan suara orang jerman🙂 . Habis ceramah yang panjang lebar itu, baru kami boleh mencoba. Honey gak ikut naik2, karena honey mau bikin foto. Alhamdulillah, seneng banget. Memang harus berani dan penuh tantangan, tapi seruu.. pengen lagii hehe🙂 . Foto-totonya bisa dilklik di sini: bagian 1 dan bagian 2. (Kel. Nugroho)