Foto di atas adalah foto Bapak Mahmud, Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah Tsafinatul Husnah di Jalan Bambu Larangan RT 03 RW 05 Cengkareng Barat, Jakarta Barat yang sedang melakukan pekerjaan sampingan sebagai seorang pemulung. (Tulisan lengkapnya bisa di lihat di sini)

Saya pribadi merasa sangat kagum pada Bapak Mahmud, semoga Allah memberikan berbagai kebahagian dan kemudahan bagi beliau dan keluarga. Tidak semua orang berani mengambil keputusan seperti yang Bapak Mahmud ambil (melihat posisi terhormat yang diembanya). Kadang kita memilih hidup berdasar atas opini, pandangan, atau anggapan orang lain (atasan, rekan kerja, tetangga) dan berbohong pada diri sendiri, kadang hanya untuk sebuah alasan sepele (misal gengsi). Semua orang berhak mengeluarkan pendapat (pandangan) tentang kita, seperti juga kita berhak mengeluarkan pendapat (pandangan) tentang orang lain. Tapi masing-masing dari kita juga telah dibekali kemampuan untuk menilai dan mengukur apa yang terbaik untuk diri kita sendiri. Sayangnya kadang kita lupa dan memutuskan untuk menjalani hidup kita berdasarkan pandangan orang, bahkan kadang memaksakan diri (berbohong, korupsi, mencuri) untuk mewujudkan berbagai pandangan tersebut.
Mungkin ada baiknya kita sedikit belajar dari Bapak Mahmud, bersyukur akan apa yang dimiliki dan menjalani hidup tanpa dibebani pandangan dan anggapan orang lain.