Alhamdulillah akhir pekan kemarin berkesempatan mengunjungi seorang ilmuwan muda Indonesia, Dr. Yudi Rosandi. Dengan segala kesibukkannya beliau berkenan menerima kami bedua, bahkan meluangkan banyak waktunya dan menyampaikan berbagai pendapatnya tentang berbagai hal menarik.

Satu pertanyaan menarik mencuat disela-sela obrolan kanan kiri kami: mengapa pendidikan (mendasar untuk) anak di Indonesia tidak bisa dibuat menyenangkan?

Siapa pun berhak bertanya balik: kata siapa pendidikan anak di Indonesia tidak menyenangkan? dan kita bisa berdebat panjang mengenai hal tersebut.

Untuk menyederhanakan permasalah, mari kita asumsikan hal-hal berikut:

  1. Anak-anak dijejali (diajarkan) terlalu banyak hal (akademik) sebelum waktunya, termasuk untuk menghadapi tekanan ujian nasional yang begitu besar, dan kehilangan sebagian besar waktu bermainnya demi hal tersebut.
  2. Biaya pendidikan dasar mahal sehingga “memotivasi” orang tua untuk memberi tekanan lebih bagi anak.
  3. Semua pihak terkait percaya takhayul: prestasi akademik berbanding lurus dengan keberhasilan dan kesuksesan dalam hidup.
  4. Semuanya terjadi di negara kita tercinta, Indonesia.

Dengan menggunakan empat asumsi tersebut, kita bisa coba menjawab pertanyaan di atas: mengapa pendidikan anak di Indonesia tidak bisa dibuat menyenangkan?

  • Jawaban-1: Mungkin karena asumsi-asumsi yang digunakan benar-benar terjadi.
  • Jawaban-2: Mungkin karena kita, baik secara langsung maupun tidak langsung, membiarkan hal itu terjadi.
  • Jawaban-3:Mungkin karena adanya faktor pembanding yang tidak seimbang.
  • Jawaban-4,5,6, …: (silahkan mengisi alternatif jawaban di kolom komentar di bawah)

Jika memang itu benar adanya, bahwa sistem pendidikan anak di Indonesia masih belum berpihak pada anak, lalu apa solusinya?

Mungkin dengan menyempatkan diri melihat dunia ini dari mata anak-anak, kita semua bisa menjadi lebih kreatif dalam menciptakan suatu sistem pendidikan yang menyenangkan sekaligus efektif. Mungkin sudah waktunya kita belajar pada anak-anak kita, bagaimana cara melihat dunia!