Kemarin kami sempat menonton sebuah film yang sangat menarik: August Rush. Walau kami berdua bukanlah orang-orang dengan jiwa seni yang tinggi tapi Alhamdulillah kami sangat menikmati film dan musik, apapun jenisnya (kami sempat memutar OST Jablai berkali-kali sampe akhirnya bosen sendiri) dan film August Rush tersebut mungkin salah satu film yang paling berkesan yang pernah kami tonton. Film tersebut benar-benar menyuguhkan berbagai musik indah, dari musik klasik hingga ke alunan musik modern bahkan campuran diantara keduanya. Selain dari musiknya, cerita dan dialog yang tersuguh di dalam film tersebut mengalir begitu menarik. Berikut beberapa diantaranya:

August Rush: “The music is all around you, all you have to do is listen.”

Wizard: “You know what music is? God’s little reminder that there’s something else besides us in this universe; harmonic connection between all living beings, every where, even the stars. ”

Hope: “You remember how you said Mozart was a musical prod?”
Reverend James: “Prodigy”.
Hope: “Yeah, well, I’ve got one of those and he’s living under my bed!”

Wizard: “If you could choose any name in the world. Any! What would you want to be?”
Wizard: “Come on, kid. Any.”
August Rush:” Found.”

(sumber: imdb)

Beberapa bulan belakangan ini kami mencoba membiasakan diri untuk membaca berbagai kutipan dialog (quote) dari setiap film yang kami tonton. Ada suatu budaya menarik yang kami dapat di sini, bahwa umumnya sebuah obrolan mengenai film bukan melulu mengenai aksi lucu atau menegangkan dari film tersebut, bukan pula tentang jalan cerita dari film tersebut, melainkan kutipan-kutipan dialog menarik yang tersuguh dalam film tersebut. Kami melihat hal tersebut merupakan hal yang sangat bermanfaat, karena ketika kita membaca kembali berbagai kutipan dialog tersebut, kita bisa belajar untuk lebih menghargai dan menikmati sebuah film.

Para pencinta film tentunya mengenal IMDB, situs database film yang (mungkin) paling lengkap. Melalui situs tersebut kita bisa mendapatkan berbagai informasi lengkap tentang sebuah film (termasuk kutipan-kutipan dialognya), sayangnya untuk film-film Indonesia informasi yang tersaji masih sangat terbatas, umumnya hanya rating dan casting. Salah satu alternatif lain, khusus untuk berbagai film yang saat ini sedang diputar di bioskop-bioskop Indonesia, adalah ruangfilm.com. Walaupun formatnya berbeda, upaya ruangfilm.com untuk memberikan informasi film yang memadai sangat patut dihargai.

Sayangnya, baik di IMDB maupun ruangfilm.com, kami belum bisa menemukan kutipan-kutipan dialog dari sebuah film Indonesia. Kami pikir banyak dialog menarik hasil tulisan para penulis nahkah film berbakat kita dan sungguh sayang ketika tulisan-tulisan (dialog-dialog) tersebut terlupakan begitu saja. Mungkin terkesan sangat sepele, menampilkan kutipan dialog suatu film, tapi Saya pribadi yakin bahwa hal tersebut bisa memberikan manfaatkan untuk kebangkitan perfilm-an kita. Jika ada sebuah situs database perfilm-an nasional yang bersedia mendokumentasikan berbagai dialog menarik, para pencinta film nasional akan punya cukup informasi untuk menentukan film mana yang layak tonton, dan dari sana mungkin para insan per-film-an kita bisa lebih termotivasi untuk menghasilkan film-film menarik yang bisa memberikan manfaat (bukan hanya ke-ngerian) untuk banyak orang.

Sedikit oleh-oleh berikut adalah beberapa kutipan dialog dari film Nagabonar :

Bujang: “Enak juga jadi serdadu bang. Makan dapat, rokok dapat. Kerja tak ada.”
Nagabonar: “Siapa bilang ? kita lebih enak. Tak ada yang memerintah. Kalau mau prei makan sekali-sekali masuk penjara.”

Bujang: “Banyak bendera merah putih bang”
Naga bonar: “Hari besar rupanya”.
Bujang: “Apa mungkin karena hari ini kita keluar penjara?”

(sumber: sinemadewa.blogspot.com)

Tulisan ini untuk Iyang….jangan pernah berhenti nulis naskah film Sayang! Iyang adalah penulis naskah paling baik yang mas kenal!