29 Februari 2008

Minggu ini sangat spesial, kami telah disibukkan dengan acara belanja, masak dan makan. Dalam seminggu ini tanpa disadari kami telah menerima dan menjamu tamu 3 kali di rumah mungil kami tercinta. Alhamdulillah, kami bisa sedikit berbagi, meskipun cuma makanan seadanya🙂.

  • Filipe Birthday. Tanggal 23 Februari yang lalu, teman kami berulang-tahun dan mengundang kami untuk datang ke acara Ulang Tahun yang diadakan di sebuah Bar. Acaranya sangat sederhana, hanya minum sambil berbincang-bincang, buka kado dan makan kue ulang tahun. Tradisi yang sangat saya suka di sini adalah biasanya orang yang berulang-tahun tidak perlu membayar, justru teman-teman yang datang yang mentraktir orang yang berulang-tahun. Enak yaa. Jadi pengen ulang tahun terusss🙂. Happy Birthday Filipe. Wish You All The Best. (Kel. Nugroho)
  • Undangan Pertama. Dalam rangka persiapan untuk acara makan malam hari rabu nanti dengan salah seorang Profesor, kami mengundang teman dekat kami untuk mencoba makanan kami. Kami ingin tahu apakah makanan yang kami buat cukup pas dengan lidah orang sini🙂. Menu utama hari ini adalah ayam goreng mentega. Alhamdulillah semua makanan yang kami sajikan habis, entah karena lapar🙂 atau memang menu ini cukup pas dengan lidah orang sini. Thanks Filipe and Sven. (Kel. Nugroho)
  • Wawancara di Rathaus. Ternyata mulai tahun ini, untuk memperpanjang visa tidak semudah seperti tahun-tahun sebelumnya. Khusus untuk warga negara Indonesia dan beberapa negara lain yang dianggap berkaitan dengan ‘teroris’ harus melakukan wawancara dulu. Wawancaranya cukup lama, sekitar 40 menit, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan organisasi-organisasi yang dianggap berhubungan dengan ‘teroris’. Gak susah sih jawabnya soalnya ada tante Iyu, makasih tante Iyu, tapi ngabisin waktu dan masih harus nunggu hasilnya selama sebulan😦 Hmm. Kenapa yah Indonesia bisa masuk daftar ini? (Kel. Nugroho)
  • Dhava Birthday. Tanggal 26 Februari giliran Dhava yang ulang tahun. Herzlichen Glückwunsch zum Gebutstag Madhava. Meskipun gak ada undangan makan-makan, nekat aja dateng. Dan Alhamdulillah, dapet kue ulang tahun, hehe. Trus skalian deh pinjem alat-alat untuk acara makan malam ama Profesor besok. Makasih mba Anthi, tanpa piring-piring itu, reputasi eko bisa jelek, disangka tukang ngambil piring Mensa, padahal bener🙂 (Kel. Nugroho)
  • Undangan Kedua dan Bonsai. Akhirnya datang juga malam yang ditunggu-tunggu. Makan malam bersama Profesor Dawid. Alhamdulillah alat makan sudah lengkap, menu sudah disiapkan yaitu soto ayam, tinggal kursi belum ada. Om Ican, tetangga yang kursinya bisa dipinjem, ternyata pergi liburan gak bilang-bilang. Untung gak sengaja ketemu tetangga lain yang baik banget dan bersedia minjemin kursinya. Vielen Dank. Alhamdulillah acara makan malamnya berjalan lancar, meskipun sebelumnya kita udah deg-degan takut beliau tidak jadi datang. Dan Alhamdulillah kita dapet hadiah bonsai. Thank You so much Profesor Dawid. (Kel. Nugroho)
  • Undangan Ketiga. Karena makanan di rumah masih banyak dan kebetulan temen-temen ada waktu, ya udah spontan hari itu selesai kursus ajak Wanpen dan Hui ke rumah. Untung suami tercinta udah sempet nyiapin sebagian makanan, jadi gak perlu terlalu lama nyiapin makanan. Makasih honey. Alhamdulillah, temen-temen suka. (Mrs. Nugroho)