15 Februari 2008

Minggu ini kami diingatkan kembali untuk lebih bersyukur atas segala karunia dan keindahan yang telah Allah berikan. Kami juga belajar bahwa bunga dan coklat sebagai tanda kasih sayang adalah pilihan terbaik.

  • Ngajak Dhava Jalan-jalan. Hari Minggu lalu cuaca cukup cerah, diiringi kicau burung (dan kicauan suami) kami coba bikin Risoles, Alhamdulillah ternyata gak susah dan hasilnya cukup memuaskan. Bermodalkan risoles kami coba cari makan siang gratis🙂 . Akhirnya dapet juga, rumah Kel. Wiryana setuju untuk menerima kami yang mulai lapar, sekalian bersilaturahmi dengan Om Wayan dan Tante Rai. Udara di luar ternyata bener-bener menggiurkan untuk berjalan-jalan, setelah kenyang makan siang akhirnya kami coba rayu Dhava untuk menemani kami berjalan-jalan . Setelah berkali-kali bertanya baru deh Dhava mau diajak jalan-jalan. Kami putuskan untuk jalan-jalan ke Tierpark, ternyata warga bielefeld lainnya juga pergi ke sana, penuuh sekali. Tapi seneng bisa menikmati udara cerah di luar rumah meski harus lari-lari ngejar anak yang satu ini🙂 (Kel. Nugroho)
  • Guru Pengganti. Senin ini kami sekelas kebingungan, ada seorang ‘Oma’ di kelas kami, usianya sangat tua untuk seorang murid. Ternyata beliau adalah guru pengganti, karena guru kami sedang sakit. Dan ternyata juga, beliau masih mempunyai semangat yang tinggi untuk mengajar, beliau sangat energik. Jadi inget Papah, meskipun beliau sudah pensiun, tapi masih punya semangat yang tinggi untuk mengajar, bekerja dan berolahraga. Meskipun terkadang tangan atau kakinya sakit karena asam urat, tidak membuatnya berhenti beraktifitas. Hampir setiap hari beliau bermain tenis dan kadang-kadang masih bermain bola. Mudah-mudahan kita juga bisa memiliki semangat yang tinggi seperti mereka. (Mrs. Nugroho)
  • Nonton bareng pake beamer. Dapet berita dari honey, kalo nanti malam kita diundang nonton bareng di tempat Filipe. Ternyata gak cuma nonton, kami juga dapet makan malam, Alhamdulillah. Dari rumah kepikiran akan nonton di TV flat yang besar, tapi kho liat-liat sekeliling ruangan, gak ada tv. Ketika tiba waktunya nonton, teman kami mengambil kain putih dan ditempelkan di tengah ruangan, ternyata nontonnya menggunakan beamer. Kreativ juga. Tidak punya tv besar tinggal pake bemer. Honey jadi pengen juga tuh. (Mrs. Nugroho)
  • Valentine dan Udang. Di hari Valentine, honey coba bikin puisi, lihat di sini. Pulang kantor, langsung sibuk di dapur, dan gak boleh diganggu. Alhamdulillah, hari ini kami makan malam dengan menu spesial, sambal goreng udang (resepnya ada di Ruang Makan). Sudah lama tidak ketemu udang, jadi tak tau diri, makan sebanyak-banyaknya, padahal kapasitas perut terbatas. Akhirnya malam valentine sakit perut kekenyangan🙂 . Kesimpulan: Jangan pernah coba menunjukkan kasih sayang dengan udang, bunga dan coklat tetap pilihan terbaik. (Mrs. Nugroho)
  • Batagor dan Telebid . Hari ini coba bikin ‘batagor imitasi’ (kami sebut ‘imitasi’ karena gak pake ikan tenggiri, cuma tepung kanji dan ikan filet yang ada di supermarket ). Ajak tante iyu, om ican dan adith buat nyoba. Karena kelaparan abis juga deh batagornya. Sambil makan batagor, sambil nonton film komedi, Adit, dan Ican terpana oleh Telebid, (ulasannya bisa dilihat di sini), sebuah website ‘lelang’ barang baru dengan harga-harga yang sangat murah. Sibuk coba-coba sampe tengah malam tetap gak berhasil, tapi seru juga melihat perjuangan mereka. (Kel. Nugroho)