Besok sudah Weekend lagi, begitu cepat waktu berlalu. Minggu ini sangat istimewa, karena Alhamdullilah Ibu dan Bapak akan segera punya cucu pertama😉 Berikut rangkuman aktifitas kami seminggu ini :

  • Flohmarkt. Seperti biasanya hari Sabtu kami pasti menyempatkan diri untuk mengunjungi Flohmarkt (pasar barang-barang murah/bekas). Meskipun udara di luar sangat dingiin, tidak pernah menghalangi kami untuk pergi ke tempat satu ini, tujuannya hunting barang bekas murah yang masih sangat layak untuk dipakai🙂 Setelah berputar-putar, kami memutuskan untuk pulang dengan tangan yang masih tetap kosong, sedih rasanya jika harus pulang tanpa membawa hasil buruan. Tapi karena masih ada waktu, walau hanya beberapa menit, kami pun kembali memutar, dan tak sengaja ada seorang bapa menjual karpet, kebetulan sekali, karena tujuan awal memang ingin membeli karpet. Saking senangnya dan terburu-buru (tanpa meneliti keadaan karpet) karena kereta sebentar lagi datang, langsung saja kami beli. Selama perjalanan deg2-an🙂 dan sering2 mengucapkan Bismillah, mudah2an karpetnya tidak mengecewakan. Dan Alhamdulillah setelah dibuka karpetnya cukup bagus. Tapi kho, mirip dengan karpetnya Ican, cuma warnanya beda. Hehe.. maaf om Ican, kita dapet karpetnya lebih murah🙂
  • Cucu pertama Ibu dan Bapak! Pulang dari kota keheranan karena suami masih di rumah sedang berbicara lewat Internet (Voip) dengan Pipit (adik kami). Tumben, katanya mau ke Uni, sudah siang kho belum berangkat juga. Mau gak mau nguping, karena menggunakan speaker. Dan Alhamdullilah ternyata adik kami sudah positif hamil. Insya Allah ini jadi cucu pertama Ibu dan Bapak. Walaupun cucu pertamanya bukan datang dari anak pertama, kami sekeluarga bener-bener besyukur dan bahagia. Denger Pipit sudah positif, kami jadi semakin termotivasi untuk terus “berusaha dan berlatih”, seperti kata orang bijak: Practice make perfect 🙂.
  • Idul Adha. Alhamdulillah kami solat Idul Adha di mesjid, meskipun mesjidnya tidak sebesar di Indonesia tapi Alhamdulillah penuh. Sayang, tidak di Indonesia, karena di sini gak ada yang bikin sate kambing😦 Tapi kalau dipikir-pikir ada hikmahnya juga Idul Adha kali ini tanpa sate kambing, kerena klo ada sate kambing pasti ada yang makan satenya gak tau diri dan bikin tensinya naek! Tapi Alhamdulillah, malamnya Ican, Novie, dan Yuli “mengundang” (setelah kami memohon dan meratap) makan malem pake Gulai (baca: Guleee enaak!) plus tempe tahu goreng dan sambel pedes gak kira-kira! Makasih semuanya.
  • Kado Tahun Baru. Alhadullilah…minggu ini Sven, salah seorang teman baik kami, memberi kami sebuah hadiah tahun baru. Sehabis nerima hadiah langsung bingung, solanya kami bener-bener belum menyiapkan hadiah apa-apa untuk Sven, kami bahkan sempet spechless (gak bisa ngomong apa-apa) waktu Sven ngasih. Ketika kami menerima hadiah, seakan akan Allah mengingatkan kami betapa kami telah diberikan karunia yang begitu besar, dikelilingi banyak teman baik yang sungguh-sungguh telah banyak membantu kami dalam setiap hal (apalagi soal makanan – udah gak terhitung lagi banyaknya). Alhamdullilah. Terima kasih kami untuk temen-temen semua dan untuk temen-temen yang merayakan hari natal kami ucapkan selamat hari Natal! Für Sven: Danke vielmal! Frohe Weihnachten und wir wünschen dir ein gutes Neues Jahr!