Agustus 26, 2008 • 1:15 pm
Alhamdulillah… Minggu ini:

- Siomay dan Spielabend. Alhamdulillah rabu lalu bareng tante Iyu, tante Nobi dan Eka nyoba bikin siomay. Ternyata bikin siomay gak susah, apalagi kalo dikerjain bareng-bareng, jadi seru. Dan kalo rasanya gak enak pun gak bakal ada yang disalahin. Hehe. Tapi kemarin Alhamdulillah, siomaynya enaaak. Dan gak sadar, jadinya banyak banget, ampe bisa buat makan siang besoknya
. Alhamdulillah abis makan siomay, perut pun kenyang, malah tante Nobi kena sakit mag gara2 makan terlalu banyak plus acarnya om Ican yang super pedas dan asemm
. Sambil nurunin makanan, maen brettspiel. Brettspiel yang pertama ternyata kurang menantang dan agak ribet karena sedikit-sedikit harus baca buku aturannya, tante Iyu juga mulai bosen dan ngantuk banget. Akhirnya diputuskan untuk main brettspiel yang lain, namanya Maharaja. Awal-awal kurang bersemangat karena udah mulai ngantuk, tapi setelah main, ternyata Brettspiel ini jauh lebih menarik dan penuh taktik. Tante Iyu pun melek kembali. Gak disangka ternyata Eka diam-diam jadi pemenangnya. (Kel. Nugroho)
- Flohmarkt. Flohmarkt sabtu kemaren gak disangka ramee banget, padahal cuaca hari itu dingiin banget. Dan kami berdua gak pake baju yang cocok dengan udara waktu itu. Ya kepaksa deh berdingin-dingin ria, apalagi waktu naek sepeda, anginnya.. wuahh sedap deh dinginnya. Barang-barang yang dijual banyak yang bagus, tapi sayang, bukan barang yang kami cari. Tapi tetep, pulang dari Flohmarkt tas terisi penuh barang belanjaan, abis murah seehh
. (Kel. Nugroho)
- Belajar menggambar dan pegel-pegel. Beberapa hari ini mulai belajar menggambar lagi, jadi inget waktu jaman masih ingusan dulu
, ada pelajaran menggambar di sekolah. Cuma sekarang beda, karena menggambarnya bukan pake pinsil atau sebangsanya, tapi pake mouse komputer, karena menggambarnya pake salah satu aplikasi komputer. Ternyata susah ya menggambar, perlu pake imajinasi, komposisi warna yang pas dan bukan itu aja, menggambar di komputer harus banyak mikir dan logika, karena kadang tombol yang kita pake gak bisa menghasilkan gambar yang diinginkan. Alhasil, karena emang gak jago gambar dan pusing mikir tombol-tombolnya, jadinya bukan menghasilkan gambar yang bagus tapi menghasilkan pegel-pegel di daerah tangan dan pundak. Honey jadi repot deh, karena sering diminta pijitin
. Yaa namanya juga belajar, penuh pengorbanan bagi yang belajar dan yang menyuruh belajar. hehe..
(Mrs. Nugroho)
Filed under: alhamdulillah
Agustus 19, 2008 • 5:04 pm
Jika teman-teman perhatikan, di sebelah kanan ada sebuah banner baru bertuliskan “gerakan seribu buku”. Kami sengaja memasang banner tersebut sebagai bentuk dukungan dan apresiasi kami terhadap ide luar biasa tersebut. Untuk informasi lebih detail mengenai gerakan ini, teman teman bisa membacanya di link berikut:
Untuk teman-teman yang kebetulan berdomisili di Jerman dan sekitarnya yang juga tertarik bergabung mendukung gerakan seribu buku ini kita bisa diskusi lewat e-mail (enugroho-at-gmail.com) untuk mencari cara terefektif mendukung gerakan ini (atau silahkan tinggalkan e-mail di kolom komentar di bawah, kami akan segera menghubungi anda).
Filed under: alhamdulillah
Agustus 18, 2008 • 8:29 am
Minggu ini, Alhamdulillah sangat menyenangkan. Berikut sedikit yang bisa kami bagi :
- Greentea dari Prof Yan. Hari senin lalu, kami mengundang salah satu Profesor dari Cina, Prof. Yan, yang kebetulan sedang berkunjung ke Bielefeld. Kami makan malam bersama. Menunya sederhana, hanya Opor ayam, kerupuk, acar, tahu goreng dan perkedel jagung. Alhamdulillah, ternyata beliau suka dengan makanan yang kami sediakan, dan beberapa kali mengambil perkedel jagungnya. Beliau sangat baik, Prof. pernah membuatkan kaligrafi Cina untuk kami -kami pajang di ruang tamu kami-, dan kali ini Prof. juga membawakan kami greentea asli dari Cina. Alhamdulillah, sehabis makan kami berbincang-bincang sambil ditemani greentea dan kue bolu. (Kel. Nugroho)
- Joging dan Tenis lagi. Mulai minggu ini, kami mulai berolahraga kembali. Meski belum rutin tiap hari, kami menyempatkan joging dan kadang honey main tenis juga. Sudah agak lama, kami tidak berolahraga, alasannya karena kami sudah bersepeda dan juga cuaca. Tapi cuacalah yang sering dijadikan alasan ketika kita tidak berolahraga, padahal selain itu ada faktor lain, yaitu malas. Cuaca sebagus apa pun kalau kita malas, pasti tidak akan olahraga. Jadi mulai minggu ini, kami berusaha meredam si malas ini, tapi kami belum cukup berhasil karena dari seminggu ini, kami baru joging 2x
(Kel. Nugroho)
- Death Note. Dua hari berturut-turut kami bersama om ican dan tante iyu, nonton film produksi Jepang, Death Note 1 dan Death Note 2. Awalnya kami ditantang honey untuk nonton film horror. Dari judulnya sih, memang seperti film horror, tapi ternyata bukan. Film ini bagi kami sangat menarik dan ’smart’, om ican dan tante iyu pun penasaran dengan film ini. Death Note adalah sebuah buku kematian, nama siapa pun yang tertulis di atasnya akan mati. Bagi yang suka cerita tentang detektif mungkin akan suka film ini, karena film ini menceritakan Detektif muda dan misterius yang dikenal sebagai ‘L’ berusaha mengungkap misteri Death Note. (Kel. Nugroho)

- Klettern. Alhamdulillah, rencana kami untuk klettern berhasil terwujud. Sabtu siang, rombongan klettern: kami, om ican, tante iyu, tante nobi, dan eka berangkat bersama-sama menuju Kletternpark Bielefeld am Johannisberg. Untuk mengejar waktu, kami memutuskan berjalan kaki dari Kunsthalle, karena bisnya hanya ada setengah jam sekali. Karena bersama-sama, jalan menanjak pun tidak terasa cape, apalagi begitu di tengah jalan, kami sibuk memetik blackberry yang tumbuh di pinggir jalan. Begitu sampai, agak ‘ngeper’ alias takut juga.. ternyata tinggi juga. Setelah bayar, kami diberikan alat2 untuk klettern, helm dan perlengkapan lainnya. Setelah itu, kami diberikan ceramah tentang tata cara pemakaian alat2 tersebut dan tata cara klettern. Karena pake bahasa jerman, jadi harus serius dengernya plus tanya sana sini buat konfirmasi, maklum masih belum terbiasa dengan suara orang jerman
. Habis ceramah yang panjang lebar itu, baru kami boleh mencoba. Honey gak ikut naik2, karena honey mau bikin foto. Alhamdulillah, seneng banget. Memang harus berani dan penuh tantangan, tapi seruu.. pengen lagii hehe
. Foto-totonya bisa dilklik di sini: bagian 1 dan bagian 2. (Kel. Nugroho)
Filed under: alhamdulillah
Agustus 15, 2008 • 11:57 am

Foto di atas adalah foto Bapak Mahmud, Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah Tsafinatul Husnah di Jalan Bambu Larangan RT 03 RW 05 Cengkareng Barat, Jakarta Barat yang sedang melakukan pekerjaan sampingan sebagai seorang pemulung. (Tulisan lengkapnya bisa di lihat di sini)
Saya pribadi merasa sangat kagum pada Bapak Mahmud, semoga Allah memberikan berbagai kebahagian dan kemudahan bagi beliau dan keluarga. Tidak semua orang berani mengambil keputusan seperti yang Bapak Mahmud ambil (melihat posisi terhormat yang diembanya). Kadang kita memilih hidup berdasar atas opini, pandangan, atau anggapan orang lain (atasan, rekan kerja, tetangga) dan berbohong pada diri sendiri, kadang hanya untuk sebuah alasan sepele (misal gengsi). Semua orang berhak mengeluarkan pendapat (pandangan) tentang kita, seperti juga kita berhak mengeluarkan pendapat (pandangan) tentang orang lain. Tapi masing-masing dari kita juga telah dibekali kemampuan untuk menilai dan mengukur apa yang terbaik untuk diri kita sendiri. Sayangnya kadang kita lupa dan memutuskan untuk menjalani hidup kita berdasarkan pandangan orang, bahkan kadang memaksakan diri (berbohong, korupsi, mencuri) untuk mewujudkan berbagai pandangan tersebut.
Mungkin ada baiknya kita sedikit belajar dari Bapak Mahmud, bersyukur akan apa yang dimiliki dan menjalani hidup tanpa dibebani pandangan dan anggapan orang lain.
Filed under: Kiriman
Agustus 12, 2008 • 1:34 pm
Alhamdulillah minggu ini adalah minggu yang sangat istimewa bagi kami. Alhamdulillah kami mendapatkan keponakan baru, dede Nawla yang katanya ndut, berat 3,2kg tinggi 70cm. Selamat datang dede Nawla. Semoga dede Nawla menjadi putri yang sholehah. Insya Allah, tahun depan Pakde dan Bude jenguk dede Nawla.
Berikut adalah beberapa hal yang bisa kami bagi di minggu ini:
- Buat Kang Tata&Kel. Hari kamis yang lalu, ketika baca milist, kebahagian langsung terpancar di hati kami. Alhamdulillah salah satu teman yang juga kakak kelas kami, telah menyelesaikan studinya. Selamat Akang, kami ikut berbahagia. Semoga selalu diberi kemudahan dan kelancaran untuk perjalanan hidup selanjutnya. Sukses ya Kang! (Kel. Nugroho)
- Bikin Bala2 alias Bakwan untuk di Mesjid. Alhamdulillah di kota kecil Bielefeld ini, ada sebuah mesjid di sudut kota. Meskipun mesjidnya tidak semegah dan sebesar mesjid-mesjid di Indonesia, mesjid ini sangat memadai dan mudah terjangkau. Hampir setiap hari jum’at kami pergi ke mesjid, selain untuk sholat jum’at, biasanya setelah sholat kami makan siang di mesjid. Alhamdulillah pihak mesjid menyediakan menu makan siang yang murah dan mengeyangkan. Ternyata dari makan siang ini, secara tidak langsung kami juga telah menyumbang sedikit untuk mesjid, karena makanan yang kami beli adalah sumbangan dari beberapa orang yang ingin memajukan mesjid. Hari Jum’at lalu kami mencoba untuk membuat makanan kecil untuk di Mesjid. Alhamdulillah bala2nya habis, meskipun hanya bala-bala, mudah-mudahan bisa memberikan sedikit berkah. (Kel. Nugroho)

- Mba Sulis Party. Sabtu lalu dapet undangan dari mba Sulis dan Wolf. Honey gak bisa ikut karena akan ada tamu datang ke tempat kami. Bersama dengan para ibu dan anak (Mba Liana, Mba Anthi, Dhava dan Nabila) pergi deh naik kereta, kebetulan para Bapak sedang ada acara lain, jadi hanya bisa menjemput. Alhamdulillah rame dan kenyang bangett, banyak makanan (ada martabak, bakso, mie goreng dll) dan tamunya juga banyak, jadi dapet beberapa temen baru. Vielen Dank Mba Sulis, Wolf und dede Fabi. Pulangnya nebenk ama Kel. Christian, abis honey gak bisa jemput
.. Danke Christian, Mba Liana und Nabila. (Mrs. Nugroho)
Filed under: alhamdulillah
Agustus 5, 2008 • 5:10 pm
Kemarin sempat nonton film: Harold & Kumar Escape From Guatanamo Bay. Filmnya relatif lucu dan lumayan menghibur. Di Indonesia film ini mungkin terkena banyak sensor, tapi mudah-mudahan badan sensor kita tidak menghilangkan bagian paling menghibur dari film ini, sebuah pusi dari David Feinberg “The Square Root Of Three“, berikut kutipannya:
I’m sure that I will always be
A lonely number like root three
The three is all that’s good and right,
Why must my three keep out of sight
Beneath the vicious square root sign,
I wish instead I were a nine
For nine could thwart this evil trick,
with just some quick arithmetic
I know I’ll never see the sun, as 1.7321
Such is my reality, a sad irrationality
When hark! What is this I see,
Another square root of a three
As quietly co-waltzing by,
Together now we multiply
To form a number we prefer,
Rejoicing as an integer
We break free from our mortal bonds
With the wave of magic wands
Our square root signs become unglued
Your love for me has been renewed
Kami sengaja tampilkan di sini sebagai bukti KEDUA, bahwa belajar matematika (dan segala yang berkaitan erat dengan-nya) tidak serta merta menghapus romantika. Jadi jangan pernah takut untuk belajar matematika – karena romantika walau umumnya terwujud lewat kata, kadang juga bisa datang dari angka. Ketika seseorang mampu meramu angka dan kata, maka apapun bisa tercipta.
Filed under: tulisan papa
Alhamdulillah berbagai kebahagiaan telah menghiasi hari-hari kami seminggu ini, berikut adalah sedikit yang bisa kami bagi:
- Adobe. Minggu ini kami belajar beberapa software dari Adobe untuk mengedit video-video yang kami buat. Alhamdulillah ternyata cukup menyenangkan belajar editing, meskipun kadang gak sabar, dan males baca help-nya. Beberapa video telah berhasil diedit dengan kemampuan ala kadarnya. Walaupun hasilnya masih jauh dari sempurna, asalkan hati senang, kayanya sudah cukup
. Yang penting itu khan prosesnya bukan hasilnya. (Kel. Nugroho)
- TeBoRaRa edisi terbaru : Buku Sihir Kumpalikum, sudah bisa dilihat (Klik di sini). Insya Allah, mulai minggu ini kami menambahkan bahasa Inggris dalam cerita Teborara dan untuk edisi selanjutnya kami juga akan menampilkan cerita berbahasa Jerman. Kami sadar masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi, Insya Allah kami dan teman-teman Teborara akan senantiasa terus belajar untuk perbaikan TeBoRaRa selanjutnya. (Kel. Nugroho)
- Film Horor 1408. Kebetulan lagi ngumpul dengan tante Iyu dan tante Nobi, kami puter deh film 1408. Sebetulnya kami tidak suka menonton film horor, apalagi honey, kalo lagi nonton jadi salah tingkah. Pura-pura mau ke kamar mandi lah, sambil ketak-ketik di komputer lah, makan chip dengan berisik lah, pokonya berbagai cara dicoba supaya gak tegang, bukan karena honey takut hantu, tapi honey paling gak suka denger suara-suara yang mengagetkan. Na..ja.. Buat kami, nonton film horor cuma kalo bareng temen-temen, dan itu pun kalo memang sudah tidak ada pilihan lain
(Kel. Nugroho)

- Flohmarkt. Flohmarkt mungkin satu2nya tempat belanja kami selain supermarket dan Flohmarkt Bielefeld mungkin salah satu Flohmarkt yang paling lengkap, bagus, dan murah. Alhamdulillah, lewat Flohmarkt ini banyak ide, barang, dan mimpi kami yang jadi nyata. Setelah sekian lama menikmati Flohmarkt, akhirnya kami berhasil mendokumentasikan Flohmarkt tersayang kami dalam sebuah edisi dokumentasi untuk TeBoRaRa (Silahkan klik di sini). (Kel. Nugroho)
Filed under: alhamdulillah
Komentar Terakhir